(0857-9999-6700) Peluang Franchise Kabupaten Tanah Bumbu

KESEMPATAN BERMITRA DENGAN YANG TERPERCAYA

SURAKARTA—Bisnis minuman tidak pernah berhenti dari inovasi baru. Kali ini sedang tren minuman teh asal Thailand atau sering disebut thai tea. Racikan minuman teh bercampur susu vanila, coklat atau pun kopi ini memiliki rasa khas yang menyegarkan. Siapa pun yang mencoba pasti akan ketagihan.

Tingginya potensi bisnis thai tea pun menjadi ladang bisnis yang menarik. Salah satu yang mencoba mengambil peluang tersebut adalah Muchamad Dachlan Zaim di Surakarta, Jawa Tengah.

Mendirikan usaha dengan merek Mobo Thai Tea pada 2018, Dachlan resmi menawarkan kemitraan awal tahun ini. Adi Satrio, staf marketing Mobo Thai Tea menyebut, sudah ada lima mitra yang bergabung di Surakarta dan satu gerai pusat di Surakarta.

"Sementara bulan depan sudah ada 10 mitra yang akan bergabung dan sedang mencari tempat," ujar Adi.

Pada awal bulan Februari 2018 ini, telah ada lebih dari 170 outlet dan 215 mitra kerja Mobo Thai Tea yang tersebar di 30 kota besar Indonesia”.

Mobo Thai Tea menawarkan beberapa paket kemitraan senilai mulai dari Rp 6 juta-an sampai dengan Rp 8 juta-an. Mitra akan mendapat produk bahan baku teh, susu, kopi celup, peralatan usaha, desain gerobak (khusus untuk franchise dengan booth), brosur, roll banner, kartu nama serta pelatihan karyawan.

Mitra juga mendapat aplikasi sistem manajemen gerobak yang ditujukan untuk pemantauan penjualan dan pasokan bahan baku dari pusat. Kemitraan ini bisa berlangsung seumur hidup selama mitra memasok bahan baku ke pusat.

Keuntungan lainnya adalah tidak ada biaya royalti yang dikutip pusat. Menurut Adi Satrio, kelebihan Mobo Thai Tea terletak pada bahan baku teh yang langsung diimpor dari Thailand, menggunakan aplikasi yang bisa menguntungkan mitra, serta modal kemitraan yang terjangkau.

Saat ini ada tujuh varian menu Mobo Thai Tea, seperti original thai iced tea, thai milk iced coffee, thai iced, thai iced milo coffee, green tea o, coffee o, dan tea o. Ada pun harga jualnya mulai Rp 5.000 hingga Rp 9.000 per gelas.

Dengan harga jual tersebut, Adi mengharapkan mitra menjual 80 cup per hari. Omzet yang diperoleh capai Rp 16 juta per bulan. Laba bersih dari usaha ini sebesar 50% dari omzet per bulan. Balik modalnya sekitar  1 sampai 2 bulan.

Agar target tercapai, mitra disarankan memilih lokasi di pasar, sekolah, kampus, minimarket dan food court mal. Adi menargetkan, bisa menggandeng mitra sebanyak mungkin tahun ini.   


Copyright © MOBOTHAITEA.ID - 2019 | List Domain